HomePEMERINTAH

Ketua DPRD Kab.Buol dan TAPD Gelar Rapat Persiapan PSBB “Desak Pemda segera kucurkan bantuan”

Globalnewsnusantara.com-Buol Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) menggelar rapat tentang re

“GEMPUR” Kembali Tolak issue pergeseran Tapal Batas Gorontalo-Sulteng
BPBD Pantau Penutupan Jalur lintas Darat Buol-Tolitoli
Polres Buol “65 Orang Penumpang KM.Sabuk Nusantara asal Buol di Amankan menuju Tempat Karantina”

Globalnewsnusantara.com-Buol

Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) menggelar rapat tentang rencana penerapan pemberlakuan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB),bertempat di ruang rapat utama kantor sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol,rabu (6/5/2020).

Rapat di pimpin Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos. anggota DPRD yang ikut hadir dalam pembahasan rencana Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tersebut antara lain:

-Ahmad Andimakka,S.Ag,M.Pd

-Ahmad Koloi

-Ramli Lampedu

-Yaser Butudoka

-Bahri Asikin S.Sos

Sementara itu,dari tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang hadir antara lain Ir.Supangat,Ir.Ibrahim Rasyid,Syarif Pusadan,S.E,Wahyu,serta beberapa anggota TAPD lainnya.

Dalam rapat tersebut anggota DPRD Kabupaten Buol Ahmad Koloi  tegas membahas tentang pergeseran anggaran berdasarkan peraturan perundang-undangan permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang mekanisme penyusunan RAPBN tahun 2019-2020. di mana itu menjadi hak eksekutif,yaitu cukup pemerintah daerah atau pimpinan negara berkoordinasi dengan kami dalam situasi  darurat,apabila membutuhkan anggaran baik yang sudah ada dalam program maupun terjadi pergeseran bisa di gunakan untuk kepentingan emergency oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Buol. Jadi kami telah sepakat mendukung kebijakan Bupati sebab ini di anggap penting dalam situasi Pandemi.nada yang sama juga dikatakan oleh Ahmad Andimakka,S.Ag,M.Pd, yang mengatakan bahwa dirinya mendukung kebijakan pemerintah daerah kabupaten Buol.Ahmad Andimakka mengatakan bahwa dinas terkait seperti dinas koperasi dan perdagangan saat ini sudah turun mensosialisasikan bahwa kita sudah akan memberlakukan persiapan menuju PSBB. Selanjutnya, Ramli Lampedu juga meminta kepada TAPD bahwa setelah semua sudah dalam penyusunan program agar dapat menyampaikan ke anggota DPRD di mana beberapa item di anggap penting untuk di perhatikan maka anggota DPRD  masuk dalam fungsi pengawasan hingga sejauh mana implementasi dari pergeseran anggaran dan realisasi di lapangan dapat di monitoring angggota DPRD.Lebih lanjut Ramli Lampedu mengatakan terkait dengan pergeseran anggaran di lembaga DPRD bahwa saat ini anggota DPRD telah membentuk pansus yang akan membuat kajian dan analisa tentang beberapa Laporan pertanggungjawaban anggaran tahun 2019 dan tahun berjalan.

Yaser Butudoka, menekankan hal sama terutama tentang pemanfaatan anggaran yang akan di kucurkan harus tepat sasaran dengan yang di butuhkan.Yaser Butudoka mengatakan bahwa DPRD tidak bisa mengintervensi TAPD dalam hal pengelolaan anggaran tersebut namun Yaser mengatakan bahwa dalam permendagri nomor 20 dan peraturan pengganti undang-undang  ada ruang untuk DPRD melakukan pengawasan dalam pengelolaan pergeseran anggaran dan realisasinya.

Sementara itu Asisten bidang ekonomi dan pembangunan Ir.Supangat mengatakan bahwa beberapa anggaran sudah di alokasikan untuk persiapan bantuan ke masyarakat serta mengantisipasi anggaran yang di butuhkan warga pada masa Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar dan telah di management dengan baik.

Anggota DPRD Kabupaten Buol dan tim TAPD yang hadir dalam rapat pembahasan rencana Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar tersebut  sepakat dan menyetujui dalam waktu yang tidak lama akan segera menyalurkan bantuan yang di butuhkan oleh masyarakat kabupaten Buol.

Selanjutnya,Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos,mengakhiri  rapat pembahasan rencana Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan mengatakan bahwa dirinya sangat berharap dapat segera  di lakukan menyalurkan bantuan untuk Warga,sebab pihaknya telah mengupayakan yang terbaik dan DPRD telah melakukan pemangkasan anggaran sebesar 4 Milyar pada tanggal 7 maret dan yang terakhir 3 Milyar,pihaknya berharap pemerintah daerah kabupaten Buol segera merealisasikan bantuan tersebut kepada masyarakatnya. (Henny-KWRI)

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: