HomePEMERINTAH

Ahmad Koloi Ungkap “Terjadi pergeseran anggaran yang cukup besar di DPRD Buol untuk COVID-19”

Globalnewsnusantara.com-Buol Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol menggelar rapat bersama tim anggaran pemerintah daerah kabupaten Buol me

Upacara Sertijab 5 Pejabat Polres Buol
Ansor Gelar Diklat Terpadu di Polres Buol
SIDANG PUTUSAN AJUDIKASI SENGKETA PROSES PEMILU, BACALEG DPRD KAB.BUOL

Globalnewsnusantara.com-Buol

Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol menggelar rapat bersama tim anggaran pemerintah daerah kabupaten Buol membahas tentang rencana kerja TAPD dalam persiapan menuju pemberlakuan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) di kabupaten Buol provinsi sulawesi tengah,bertempat di ruang rapat utama kantor dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Buol,rabu (6/5/2020).

Ahmad Koloi yang di temui usai rapat bersama TAPD kabupaten Buol mengatakan telah terjadi pergeseran anggaran anggota DPRD Kabupaten Buol yang cukup besar dalam menghadapi kondisi Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan ini.dalam wawancara singkatnya Ahmad Koloi mengungkapkan “Pergeseran anggaran anggota DPRD Kabupaten Buol terjadi sudah 3 kali sejak tanggal 7 maret 2020.kami tidak menolak sebab ini sudah di atur berdasarkan peraturan perundang-undangan permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang mekanisme implementasi kebijakan di bidang pengelolaan keuangan daerah sebagai tindak lanjut di tetapkannya peraturan pemerintah tentang pengelolaan keuangan daerah pengalokasian anggaran dalam APBD tahun anggaran 2020 untuk mendanai kegiatan lain termasuk di dalamnya orientasi penyusunan regulasi yang di amanatkan dalam permendagri tersebut berkaitan dengan kebutuhan kondisi Pandemi COVID-19 ini” .

dalam ungkapan tersebut Ahmad Koloi mengatakan di permendagri tersebut di atur bahwa menjadi hak eksekutif bila situasi dalam keadaan darurat apabila membutuhkan anggaran baik yang sudah ada dalam program maupun terjadi pergeseran bisa di lakukan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati.beliau hanya cukup melakukan penyampaian ke pimpinan DPRD dengan melakukan perubahan.dan kami selaku anggota DPRD tetap harus mendukung sebab ini adalah kebutuhan dengan kondisi Pandemi COVID-19 dan rakyat butuh santunan.

DPRD khususnya fraksi PKB sangat mendukung kebijakan tersebut.di tanya tentang apakah PKB juga ikut mendorong pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan ke masyarakat, Ahmad Koloi mengiyakan dan mengatakan sejauh ini dia telah memantau BPKS kabupaten Buol sesuai data kurang lebih 2008 Keluarga dan sekitar 8000 jumlah jiwa yang menjadi beban pemerintah. Tapi ini juga tidak sepenuhnya menjadi beban pemda sebab ada BLT,ada yang di biayai oleh dana desa,ada yang di biayai oleh BLT provinsi,ada dana penjaringan sosial dari provinsi,ada yang dari pusat, jadi nanti kita hitung berapa lagi yang di butuhkan oleh pemerintah daerah kabupaten Buol untuk melakukan pembiayaan membantu ekonomi masyarakat dalam masa pemberlakuan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) di kabupaten Buol ini.

Ahmad Koloi mengatakan bahwa Orang yang terdampak dari pemberlakuan PSBB itu harus di biayai oleh pemerintah kita,dan perlu kita tahu bahwa apabila PSBB di berlakukan banyak masyarakat kita yang harus kita pikirkan seperti tukang ojek,taksi,para buruh,para pedagang sembako harus tutup dan mereka itu butuh dana stimulus untuk bagaimana setelah pasca Pandemi ini berakhir ekonomi mereka bisa stabil kembali.selain itu para petani harus di suplay kebutuhannya dan itu di siapkan dari sekarang pembiayaannya hingga kondisi Pandemi COVID-19 selesai. kita harus ada ketahanan pangan,para petani,industri kecil,nelayan harus di berikan dana stimulus dan itu saya berharap dapat di pikirkan oleh pemerintah daerah,saya atas nama fraksi PKB  mendukung kebijakan pemerintah daerah.Dan menyangkut dana perjalanan dinas DPRD Ahmad Koloi mengatakan data hasil konfirmasi dengan TAPD dan sekwan kami anggota   DPR tinggal terima gaji dan rapat.tidak perlu makan minum karena semua sudah di alihkan.kita swadayakan asalkan itu bisa benar-benar sampai kepada masyarakat kita yang membutuhkan.Semoga…..! (Henny-KWRI)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: